Dimas Drajad: Sepak Bola Gresik, Lekaslah Naik Pangkat!

“Kesuksesan Timnas Indonesia kelompok usia 22 menjuarai turnamen AFF Cup U-22 di Kamboja, telah menghentikan sejenak arus lalu lintas perdebatan politik dalam negeri yang akhir-akhir ini semakin memanas” Meskipun dalam lanjutan kualifikasi AFC Cup U-22 yang digelar di Vietnam, Timnas Indonesia harus puas finish di posisi ketiga di bawah Thailand dan tuan rumah Vietnam. Keberhasilan…

Lanjutkan Membaca

Rundingan Ruang Publik dan Dewan Adat Kabupaten Gresik

“Berbicara alun-alun sebagai ruang publik, maka akan diketahui seberapa pentingkah alun-alun pada masa prakolonial, kolonial dan pascakolonial?” Membicarakan ruang publik di Gresik, tentu tidak bisa dilepaskan dari kondisi sejarah Gresik tempo dulu, yaitu sebagai salah satu kota bandar dan pusat perkembangan Islam terbesar di Pulau Jawa. Dalam tahapan peradaban kota, setidaknya Gresik memiliki dua pusat…

Lanjutkan Membaca

Memperjelas Gedung Kesenian di Gresik

“Saya tahu bahwa infrastruktur budaya yang ada di daerah yang saya lihat memang pada kondisi yang tidak memungkinkan untuk kita bisa berekspresi dengan baik. Taman-taman budaya yang saya lihat sudah ada di beberapa kota/kabupaten tidak memberikan sebuah kontribusi yang kelihatan bagi pembangunan budaya kita,” ungkap Presiden (Tempo, 23 Agustus 2016).             Kutipan berita di atas,…

Lanjutkan Membaca

Konser Onomastika Pamit: Usaha Menyelamatkan Kejenuhan Kota?

“Gedung yang dibangun pada awal kemerdekaan ini, baru saja bangkit dari tidur panjangnya. Irama dan nada, seolah menjadi alarm yang membangunkannya.” Lantunan musik menggema di Gedung Nasional Indonesia, sejak Sabtu sore para pengguna jalan yang melintas di Jalan Jaksa Agung dan Jalan Pahlawan Kabupaten Gresik, mengalihkan perhatian berkendaranya ke sumber suara yang ada di dalam…

Lanjutkan Membaca

Sekelumit Aba-Aba Ketika Onomastika Pamit Tiba-Tiba

“Tuhan akan selalu berbaik hati, kepada setiap makhluk yang mencari kasih sayang-Nya tiada henti. Melalui semesta, Tuhan telah mengirimkan energi yang luar biasa, agar kami: berkarya jua berdaya. Kami akan bertanggung jawab atas karya jua berinisiatif memberi suara pada ruang yang mulai kehilangan irama.” Pesan di atas merupakan sepenggal kabar dari beberapa kabar lainnya yang…

Lanjutkan Membaca

Pedro Almiro: Dari Melankolis Beralih Ke Noise

“Terkadang musik dapat menggambarkan situasi perasaan, sebuah keinginan. Bahkan lebih jauh lagi, terkadang pilihan musik bisa menjadi pilihan hidup.” Katakanlah musik-musik melankolis yang merepresentasikan dari rasa sakit hati, perasaan yang sedang jatuh cinta atau sebaliknya, musik dengan tempo cepat seperti musik hip-hop atau metal yang bisa menggambarkan perasaan sedang bersemangat. Bahkan lebih jauh lagi, terkadang…

Lanjutkan Membaca

Men-stalking @Ibupati_

“Itulah gunanya stalking di sini; mencari, mengamati, bahkan mengetahui kepribadian, perasaan, hingga perkembangan yang dialami oleh  seseorang.” Di setiap ada perhelatan politik dan wanita muncul sebagai calon pemimpin, ada saja perdebatan tentang kelayakan wanita menjadi pemimpin yang lalu dan lalang. Dari dunia nyata sampai merambah ke dunia maya, lebih tepatnya di media sosial. Ada yang…

Lanjutkan Membaca

Menembus Bawah Tanah Indra Menus

“Keberadaan musik-musik underground memang sangat memengaruhi cara berpikir suatu kota.” Kegiatan bertajuk, Bedah Skena Musik Indie di Gresiknesia beberapa waktu lalu, menarik perhatian saya untuk mempelajari apa itu skena. Indra Menus, seorang penulis, musisi, dan juga sebagai General Manager DoggyHouse Records, menjadi pembicara hari itu. Indra Menus seringkali disebut namanya ketika kita mempelajari skena musik…

Lanjutkan Membaca

Melabuhkan Sastra Di Dermaga Kata-Kata

“Setelah dua purnama berlayar mengelilingi samudra bahasa, akhirnya kami berlabuh jua ke sebuah Dermaga Kata-Kata, lalu sejenak bersandar di Gedung Nasional Indonesia, merayakan sastra bersama ‘Syahbandar’ Seno Gumira Ajidarma, beserta awak kapal lainnya.” Pada hari Minggu, 24 Februari 2019, komunitas Ruang Sastra Gresik bekerja sama dengan Yayasan Gang Sebelah dan beberapa koalisinya akhirnya sukses mengadakan…

Lanjutkan Membaca

70 Tahun Dalam Keasingan

“Dan seorang pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan.” Begitulah kiranya yang sempat dituliskan Soe Hok Gie dalam catatan hariannya. Sungguhlah dapat dibenarkan, bahwa perjuangan tidak untuk dipentaskan dalam ajang apa pun. Tapi apakah menjadi mungkin, manusia bisa tidak mementaskan apa yang telah, sedang, atau yang akan diperjuangkannya? Sementara eksistensi sendiri adalah takdir semua…

Lanjutkan Membaca