Rundingan Ruang Publik dan Dewan Adat Kabupaten Gresik

“Berbicara alun-alun sebagai ruang publik, maka akan diketahui seberapa pentingkah alun-alun pada masa prakolonial, kolonial dan pascakolonial?” Membicarakan ruang publik di Gresik, tentu tidak bisa dilepaskan dari kondisi sejarah Gresik tempo dulu, yaitu sebagai salah satu kota bandar dan pusat perkembangan Islam terbesar di Pulau Jawa. Dalam tahapan peradaban kota, setidaknya Gresik memiliki dua pusat…

Lanjutkan Membaca

Konser Onomastika Pamit: Usaha Menyelamatkan Kejenuhan Kota?

“Gedung yang dibangun pada awal kemerdekaan ini, baru saja bangkit dari tidur panjangnya. Irama dan nada, seolah menjadi alarm yang membangunkannya.” Lantunan musik menggema di Gedung Nasional Indonesia, sejak Sabtu sore para pengguna jalan yang melintas di Jalan Jaksa Agung dan Jalan Pahlawan Kabupaten Gresik, mengalihkan perhatian berkendaranya ke sumber suara yang ada di dalam…

Lanjutkan Membaca

Sekelumit Aba-Aba Ketika Onomastika Pamit Tiba-Tiba

“Tuhan akan selalu berbaik hati, kepada setiap makhluk yang mencari kasih sayang-Nya tiada henti. Melalui semesta, Tuhan telah mengirimkan energi yang luar biasa, agar kami: berkarya jua berdaya. Kami akan bertanggung jawab atas karya jua berinisiatif memberi suara pada ruang yang mulai kehilangan irama.” Pesan di atas merupakan sepenggal kabar dari beberapa kabar lainnya yang…

Lanjutkan Membaca

Pedro Almiro: Dari Melankolis Beralih Ke Noise

“Terkadang musik dapat menggambarkan situasi perasaan, sebuah keinginan. Bahkan lebih jauh lagi, terkadang pilihan musik bisa menjadi pilihan hidup.” Katakanlah musik-musik melankolis yang merepresentasikan dari rasa sakit hati, perasaan yang sedang jatuh cinta atau sebaliknya, musik dengan tempo cepat seperti musik hip-hop atau metal yang bisa menggambarkan perasaan sedang bersemangat. Bahkan lebih jauh lagi, terkadang…

Lanjutkan Membaca

Melabuhkan Sastra Di Dermaga Kata-Kata

“Setelah dua purnama berlayar mengelilingi samudra bahasa, akhirnya kami berlabuh jua ke sebuah Dermaga Kata-Kata, lalu sejenak bersandar di Gedung Nasional Indonesia, merayakan sastra bersama ‘Syahbandar’ Seno Gumira Ajidarma, beserta awak kapal lainnya.” Pada hari Minggu, 24 Februari 2019, komunitas Ruang Sastra Gresik bekerja sama dengan Yayasan Gang Sebelah dan beberapa koalisinya akhirnya sukses mengadakan…

Lanjutkan Membaca